Minggu, 17 November 2013

haruskan memaafkan orang yang selingkuh?

yupz,yang namanya di sakiti,di khianati itu memang sakit.apalagi jika kita sudah berumah tangga.itu lebih menyakitkan.di zaman sekarang ini banyak para pria yang merasa di sakiti,di khianati dan di campakan oleh wanita.kenapa demikian?entahlah,ane juga kaga tau hehhe.
mungkin keliatannya aneh,pria di sakiti oleh wanita,tp memang itu faktanya.mungkin anda pernah mengalami yg namanya di sakiti dan di khianati.iya seperti itu laahh rasanya.tanpa saya jelaskan panjang lebar anda pasti sudah tau rasanya.
terus apa yang harus kita lakukan jika pasangan kita selingkuh?meninggalkan dia?balas dendam?atau memaafkan?jawabanya ada di hati anda masing-masing.ketika anda tau bahwa pasangan anda selingkuh pastikan jangan terlalu terburu-buru mengambil tindakan,,redamkan dulu emosi anda,berfikirlah positif.setelah anda tenang coba bicarakan baik-baik dengan pasangan anda,agar nantinya tidak ada penyesalan.jika memang rasa sayang anda di kalahkan dengan rasa sakit anda,tinggalkan dia,mulai laah belajar ikhlas.yakini saja anda akan mendapatkan yang jauh lebih baik.jika memang anda masih berat unt melepasnya cobalah unt memaafkan,dan memberi kesempatan unt si dia.karena siapa tau dengan demikan dia akan benar-benar sadar kl andalah yg benar-benar tulus mencintainya.

menjadikan bisnis peluang besar untuk financial freedom

kali ini saya akan share sedikit tentang apa yang saya tau dalam berbisnis.yang jelas kebanyakan orang ingin berbisnis atau membuka usaha.namun hanya sedikit orang yang benar-benar merealisasikan keinginannya tersebut.why?
kebanyakan dari mereka terbentur dengan modal.yaa dengan modal.satu hal yang harus di tanamkan dalam diri,yaitu keyakinan dan tekad yang kuat unt berbisnis dan berwirausaha.
karena keyakinan bisa mengalahkan segalanya kecuali yg Maha Kuasa.
ada yang mengatakan rumus 6 W + 1 H,apa aja?
What: tentukanlah dahulu apa bisnis yang Anda jalankan, atau bagian mana yang ingin dikembangkan.

Why: pikirkanlah dengan baik mengapa Anda begitu tertarik mengembangkan bisnis tersebut. Misalnya, karena hobi, minat, kreativitas yang Anda tekuni, atau karena terinspirasi usaha yang telah dijalankan oleh orang lain.

Whom: menentukan calon konsumen yang menjadi target dari bisnis Anda. Pelajari karakter konsumen tersebut.

Where: menentukan lokasi, tempat Anda menjalan bisnis tersebut. Apakah di daerah perknatoran, kampus, perumahan, foodcourt¸atau di rumah Anda sendiri? Pemilihan lokasi harus disesuaikan dengan target konsumen yang Anda tuju.

When: menentukan waktu yang Anda butuhkan untuk membuka usaha Anda. Apakah hanya selama jam kerja, atau 24 jam penuh? Termasuk juga, menentukan fase persiapan dan pengembangannya.

Who: menentukan orang-orang yang Anda libatkan dalam menjalankan bisnis ini, termasuk pembagian tugas, kemampuan yang dimiliki dan kebutuhan yang diperlukan untuk menjalankan bisnis.

How: menentukan strategi dan rencana dalam menjalankan bisnis tersebut, antara lain kuantitas dan modal yang dibutuhkan.